Ini itu, itu apa?

"Nduk, mau ikut ibuk belanja ndak?"
"Bentar buk, ini lagi mau ngerjain laporan ojt. Ntar kalo aku ikut trus yang mau ngerjain siapa?"
"Yawis, ndang dikerjakke"
Dan Gista pun ndelosor di kamar, ngadepin laptop, buka kaskus, youtube, nyunyu, instagram, facebook, blogger and anything but that-so-called-laporan-ojt-thing.

Lagi-lagi disuruh bikin laporan. Ngerjain apa dikit lapor, ikut acara apa lapor, ada kegiatan apa lapor, kayak punya pacar posesif aja apa2 musti lapor *eeh*.

Lagian, kenapa sih bentuknya musti laporan? Gak ada cara lain apa selain pake laporan? Kalo gak salah apa-apa masa iya musti lapor? Emang situ mau dilaporin? Bayar pengacara mahal tauk!! (baca dengan nada nyolot)

Deadline tanggal 5 Juni, dan lagi-lagi, saya masih berasa kalo 5 Juni itu masih lama. Padahal emang iya, masih lama. Tunggu aja, liat ntar pas udah H-2, pasti diantara anak2 yang lain, gue yang paling heboh sendiri, nanya ini itu sama orang2. Mending kalo udah tau apa yang mau dikerjain, lah ini, otaknya masih kosong melompong, menunggu ada peri inspirasi datang dan membawakan segepok bahan buat ditulis.

Anyway, post ini emang gak penting, gue cuma lagi mencari pengalih perhatian, so pardon this stupid rant. *lanjutin ngobrol sama kucing*


PS: Ada yang mau bantuin bikin laporan saya tak?

[Review] Movie: Usagi Drop (2011) ~

Usagi Drop
Satu lagi film jepang yang recommended buat ditonton!
Satu kata buat film ini: Maniiiiiisss banget!!
Ceritanya manis, dedek Mana Ashidanya maniiis, Kenichi Matsuyamanya juga manis ;)

        Usagi Drop (Bunny Drop) merupakan sebuah film yang diadaptasi dari manga dengan judul yang sama. Bercerita tentang kehidupan seorang gadis kecil, Rin Kaga (Mana Ashida), 6 tahun, dan Daikichi Kawachi (Kenichi Matsuyama). Pertemuan pertama mereka terjadi saat hari pemakaman kakek Daikichi, yang juga merupakan ayah kandung Rin. Dikisahkan disini, Rin adalah anak tidak sah dari kakeknya Daikichi. Masalah muncul ketika sepeninggal ayahnya, tak ada seorang pun dalam keluarga besar Kawachi yang mau merawat Rin. Melihat Rin yang kesepian dan sangat kehilangan ojii-san nya, hati kecil Daikichi terketuk. Dan tanpa pikir panjang, dia mengajak Rin kecil untuk tinggal bersamanya.

      Dirinya baru benar2 sadar akibat dari tindakan gegabahnya keesokan harinya, bahwa merawat anak kecil membutuhkan tanggung jawab yang besar. Mengingat dirinya yang masih muda, belum menikah dan belum pernah merawat anak kecil sebelumnya, tentunya dia harus melakukan banyak sekali penyesuaian. Dan dimulailah kehidupan "baru" mereka. Rin yang pendiam harus mulai membuka diri kepada Daikichi, dan Daikichi harus "menata" ulang ritme hidupnya. 

     Kemudian adegan selanjutnya diisi dengan usaha mereka berdua untuk bisa saling mengerti. Kita bisa melihat pengorbanan Daikichi untuk bisa tetap merawat Rin, dan kebingungan2 yang harus mereka hadapi. Mulai dari bingung cari sekolah untuk Rin, bingung membagi waktu antara Rin dengan pekerjaannya, bingung bagaimana cara merawat anak kecil yang sedang sakit, dan hal2 lain yang bikin kita senyum2 sendiri liatnya. Daikichi tuh keliatan sayaaang banget sama Rin.
    Jadi, bagaimanakah kelanjutan kisah mereka berdua? Siapa dan dimana ibu kandung Rin yang sebenarnya? Apa ibu kandungnya sama sekali tidak peduli dengan keberadaan Rin? Apakah Dakichi harus merawat Rin untuk selama-lama-lama-lamanya? Apakah ketakutan Daikichi bahwa dia tidak akan bisa mendapat pacar karena dia telah memiliki seorang anak terbukti? Cari tau sendiri, cause I’m not gonna tell you!!

     Yang jelas menurut saya film ini ringan banget, kita engga perlu mikir selama nonton, cocok banget buat ditonton sambil nyantai. Karena, ya itu, ceritanya memang tentang kehidupan sehari-hari mereka aja, mengalir, dan sangat sangat manis. Ada sih satu dua kejadian yang bikin panik, tapi saya yakin they could overcome that problem. Super duper manis pokokna mah. (udah berapa kali saya ngomong manis coba??) Oh iya, ada kesimpulan terakhir dari Daikichi yang kalo dipikir-pikir ada benernya juga. Ini~

At some point we all grow and fall in love. Get married, give birth, and become parents. And kids in their turn become parents from this angle. As far as I can see, the world is all fathers and mothers. Isn't it like big waves of love?

      Maniss kaan?? Saya aja dibikin senyum terus loh selama hampir dua jam nonton (kecuali pas Kouki sama Rin nangis bareng di makam). Kenapa?? Karena for the very first time saya bisa melihat Oom Kenichi Matsuyama keliatan "normal". Beberapa kali nonton filmnya Kenichi, perannya dia gapernah ada yang normal. Di Death Note, tau sendiri kan gimana kelakuannya L. Di DMC apalagi, tidak tertolong. Trus di Gantz... yah lumayan sih, tapi karakternya dia agak kacau gitu. Terus di film dia yang terakhir saya tonton, Zeni Geba, dia jadi seorang psikopat yang gila duit. Hmmm... Jadi, tetiba liat dia berperan sebagai cowok normal yang punya kehidupan yang biasa aja, sweet, baik, lembut, dan sayang sama anak kecil kayak gini tuh sesuatu banget.

Ini reviewnya filmnya yang sebelah mana yak ngomong2? Malah jadi ngebahas Kenichi Matsuyama kan gis -____-
Hontou ni gomennasai minna-san!!

[Review] Dear You - Moammar Emka~


      Punya buku ini udah lama, kepincut beli gegara desain covernya yang lucu, pengarangnya, Moammar Emka, siapa sih yang gak kenal sama dia, trus sinopsis di sampul belakangnya bikin penasaran, kayaknya ceritanya bakal bagus gitu. Tapi... eng-ing-enggg... setelah dibuka, ternyata buku ini adalah kumpulan sajak sodara2...
     Hehe salah saya sendiri sih, kalau mau beli buku ga baca2 review dari orang lain dulu, suka kalap kalo udah liat banyak buku berjejer di toko buku, jadi.. sering apa ya istilahnya, keliru beli buku. Tapi gak terlalu kecewa juga sih, soalnya dapet bonus kartu cinta gitu. Desainnya lucu, tulisannya lucu juga, kek gini nih~
Dear you, cinta memang sederhana. Tapi aku memilih luar biasa memaknai jatuhnya. Jatuh cinta kepadamu.
Tapi setelah kunjungan keponakan saya beberapa waktu lalu ke kamar saya, ternyata keberadaan kartu cantik tersebut tidak dapat terlacak lagi jejaknya. Hmmm... mungkin sudah berubah bentuk menjadi serpihan cantik. Hanya Dek Ais dan Tuhan yang tahu...

    Oke, kita bahas isinya... Buku tebal ini (iye, 403 hlm itu termasuk tebel kan?) berisi ratusan potongan kalimat2 cinta (yang menurut saya pribadi agak sedikit ketinggian bahasanya) yang terbagi kedalam 13 bab sesuai dengan temanya. Ada jatuh cinta, rindu, rindu tapi tak tersampaikan, perpisahan, rindu tapi sama dia yang udah jadi punya orang lain, patah hati, cinta yang menggebu, kangen sama dia yang udah lama pergi, dsb. Jadi, bener banget sinopsis yang ada di cover belakang. Temukan cerita cintamu di buku ini dan bersiaplah untuk jatuh cinta lagi. Maybe you'll find what your love story feels like in one of those beautiful words. Hehe,

    Tapi-tapi... kayaknya buku ini bakal lebih berguna buat cowok yang lagi pedekate atau mau ngajak balikan pacarnya, karena apa? Karena kalimatnya (lagi-lagi) menurut saya pas banget buat ngegombalin cewek, meski agak mikir sih, tapi bisa lah kalo mau bikin cewek melting2 gitu, hihihii. Buku ini dilihat dari sudut pandang cowok banget, entahlah, mungkin gegara pengarangnya juga cowok kali ya? Selain itu buku ini mungkin lebih pas dibaca oleh manusia2 yang sedang jatuh cinta, atau galau, karena kalau dibaca sama orang yang kondisi hatinya lagi suwung, gak akan ngasih efek apapun. Kok tau?? Mmmm yagitudeh...

       Dan setelah saya bolak balik dan skip2 buku ini beberapa hari, saya menemukan beberapa penggal kata cinta manis yang menurut saya manisnya pas dan beberapa kata2 galau buat orang yang gagal move on~

* Ketika memikirkan orang yang pernah kamu cintai, ingatlah dia dengan tersenyum untuk berterima kasih.Karena dialah, kamu lebih mengerti tentang kasih.

* Suatu hari. Dua kata yang berbahaya. Seperti menjanjikan sesuatu, tapi menyimpan ketidakpastian. Semu tapi seperti nyata dan sebaliknya.

* Seperti masuk dalam labirin,
setiap kali kucoba mengurai segala tentangmu.
Sesatku di persimpangan jalan.
Menunggumu dalam ketidakpastian!

* Aku percaya cinta itu bersifat menuntun. Tapi kubutuh tanganmu untuk sampai ke tujuan.

* Kalau saja hati itu seperti buku terbuka, betapa indahnya membca dan menuliskan cinta - untukmu.

* Kadang, cinta itu tak perlu bicara. Dalam diam pun cinta tetap bisa berkata-kata.

* Biarpun remuk redam, salahkah jika terus kutimang rindu ini - untukmu, tanpa titik koma?! Ah, memang tak butuh teori. Aku hanya ingin jatuh cinta dan terjun bebas bersamanya.

* Kamu: "Ada apa dengan diammu?"
Aku: "Ah, yang diam kan hanya mulutku. Pikiranku? Tak pernah berhenti bicara, tentangmu. Kamu tahu itu."

* Masih...
Setiap kali sunyi mematuk sendiri,
kamu pun hadir tanpa permisi.
Masih dan selalu begitu.

* Dear you,
Semua masih tentangmu. Mimpi itu, harapan itu.
Tak ada yang berubah. Setiap inchinya begitu berarti.
Selamat pagi.

* Dear you,
Melupakanmu? Tidak...
Selambat atau secepat apa kita ingin melupakan? Tidak ada jawaban yang tersirat, pun tersurat.
Selama ingatan adalah akarnya, melupakan adalah milik waktu; kapan pun itu.
"Aku tlah melupakanmu!" Mungkin, makna yang sebenarnya adalah "aku (merasa) telah melupakanmu." Faktanya: tidak!
Biarkan waktu yang melupakanmu karena aku tak mampu membunuh ingatanku.
Melupakan semua tentangmu? Tak mungkin; karena kamu tinggal dalam ingatan.
     Iya, pada akhirnya aku memilih untuk berdamai dengan diriku sendiri, aku tak akan memintamu hengkang. Aku akan menunggu. Sampai kau lelah berkeliaran dalam ingatanku, jadi biarkan waktu yang menghapusmu. (saya engga curhat loh, serius. Engga curhat kok ini)

Undiscipline me~

Akhir-akhir ini kondisi kejiwaan saya lagi gak stabil...|Sejak kapan lu ada sakit jiwa gis?|Kagak ada sih, biar lebih dramatis aja...| -___-" ini bocah bener-bener minta ditabok.

Lagi sebel sama diri sendiri. Banyaaak banget janji sama diri sendiri yang sampai detik ini belum gue tepati. Niat dan perencanaan sih nilainya 90, tapi eksekusinya memble banget. Ibarat kata, bagaikan menari diatas daun talas, ya engga bakalan bisa. Kecuali lu berubah jadi liliput super kecil yang bisa nari. Gue punya satu kebiasaan buruk dari dulu, yang sampai sekarang masih susah banget buat dirubah. Yaituu...gue gampang bosen sama apa yang gue kerjain, jadi ketika gue udah bosen sama sesuatu, gue akan memulai hal lain, yang kemudian pada akhirnya, akan menghasilkan banyak hal yang baru terproses setengah jalan. Yah gitu... Siapa coba yang mau nyelesein sisanya?

Mau di list-in gak janji, atau lebih tepatnya pekerjaan yang gue tinggal setengah jalan itu?? Ini dia:
1. Entah sejak kapan tahun gue ada niat buat ngapalin surat As-Syams (oke, mungkin banyak anak TK yang lebih keren dari gue, tertawakanlah saya sepuas kalian), tapi sampai detik ini, gue gak bener2 ngapalin, jadi baru 5 ayat yang gue apal, dan sisanya, allahualambishowab.
2. Gue sempet pengen belajar bahasa Jepang sendiri, iseng-iseng itu siapa tau bisa, karena yah, di sini mana ada sih tempat buat kursus bahasa gituan? Dulu pas awal2 gue udah sempet bikin satu buku khusus buat belajar bahasa jepang ini, udah ada buku panduannya, udah beli kasmusnya, dan udah sampai tahap pengen belajar nulis sama ngapalin huruf kanji. Tapi dasar gue ini bocah yang tipe malesnya tingkat dewa, baru apal huruf a dan beberapa temennya yang lain (yang sekarang bahkan udah lupa lagi) gue mandek gitu aja. Padahal kalo di awal minggu kayak hari senin gini gue udah semangat banget entar kalo weekend pengen ngelanjutin hal ini. Tapi begitu weekend di depan mata, gue berubah jadi beruang yang butuh hibernasi... ahsudahah.
3. Kalo lu bisa nengok dashboard blog gue ini, lu pasti bakalan kaget, karena apa? Karena meskipun gue jarang banget ngepost sesuatu, sebenernya banyaaak banget artikel yang nangkring di draft gue. Iye, cuma nangkring disitu, entah dari kapan. Mulai dari review buku, cerpen, puisi, atau beberapa pemikiran mendalam lain yang baru setengah jadi. Jadi, gue enggak sampai hati mau ngepos bahan setengah jadi macem tu. Yaaa gitudeh...
4. Gue pengen bisa nulis, gue pengen ikut lomba nulis. Niat mulia diatas udah sejak beberapa tahun lalu ada di benak gue. Keren banget kan gue?? Iya dong.. Tapi realitanya? Jangan ditanya. Sampai detik ini gak ada satupun event yang jadi gue ikuti. Cuma seneng nyari-nyari info lomba, trus gue download form2 pendaftarannya, gue kumpulin di satu folder di laptop imut ini, dan udah! Cuma gitu thok, gak ada eksekusi lebih lanjut. Kan kamvret banget elu gis!!
5. Gue sering banget pengen beli buku ini itu dengan berbagai macam judul baru, karena emang pada dasarnya gue demen baca buku. Tapi masalahnya, masih ada beberapa buku yang baru setengah jalan gue baca, dan gak gue lanjutin karena gue nya udah terlanjur bosen. Pukpukpuk, sabar ya nak, suatu saat nanti kalian bakalan terselesaikan kok... :'(

Daan sebenernya masih banyak hal lain yang pengen gue tunjukin ke diri gue sendiri. Ini loh Gis bukti kalo elo engga serius, engga disiplin. Masa iya lu mau terus2an kek gini? Engga kan? Jadi please Gista, perbaiki diri lo. Oke..

Happy monday~

Sebuah Buku Tanpa Kata~

source

Dirimu bagaikan sebuah buku dengan sampul berwarna warni, menjanjikan sebuah cerita indah
Sangat menarik, menggoda, dan ingin sekali kubaca
Kubuka halaman pertamamu, ada sesosok bocah kecil nan menggemaskan disana, dengan senyum polosnya mengulurkan tangan, berusaha menggapai seekor capung yang tengah hinggap di sebuah semak ilalang
Tak ada kata, hanya gambar indah itu yang ada disana

Kubuka halaman berikutnya,
Ku temukan gambar lain,sang bocah berada di dalam danau, tangannya terulur keatas, beberapa anak lain bergerombol di tepian danau
Aku tak tahu harus mengartikannya seperti apa, karena sekali lagi, buku ini tanpa kata
Mungkinkah si bocah tengah berenang, melambai kepada teman-temannya, mengajak mereka untuk bergabung bersamanya?
Ataukah bocah itu tenggelam, meminta tolong kepada teman yang dengan cemas hanya bisa melihatnya dari tepi danau?
Aku beralih ke halaman lain, mencoba mencari petunjuk,
Namun aku hanya menemukan gambar berwarna-warni disana
Tak ada yang bisa kubaca, tak ada yang bisa ku eja
Kubalik halaman-halaman berikutnya
Nihil, berbagai macam gambar indah itu tak bermakna
Karena tanpa kata
Lalu, apa aku harus mengintepretasikannya sendiri?
Menerka-nerka, menciptakan asumsi tanpa dasar, mencoba mengerti apa yang tengah terjadi?

Tapi aku takut salah mengartikanmu,
Aku takut cerita kita berbeda,
Versiku, dengan imajinasi berlebih dan seringkali tak masuk akal
Dan versimu yang mungkin lebih netral
So please, tell me something
One thing,
Apa yang harus kulakukan agar aku bisa mengerti, cerita apa yang ingin kau sampaikan?

Lagu tentang hujan~

    Musim ujannya udah mau selesai, tapi berhubung tempat saya masih sering diguyur hujan. Jadi engga basi2 amat kan kalau mau bahas masalah hujan sekarang?
source
     Selalu ada dua cara yang saya lakukan untuk menikmati hujan. Yang pertama, hanya melihatnya dari dalam kamar, menikmati aroma hujan yang khas itu, sambil bernostalgila. Mengingat satu atau beberapa hal yang pantas untuk dinostalgiakan, mengubur diri didalam tumpukan selimut dan meminum sesuatu yang hangat  (bo'ong ding, seringya bobok aja kalo hujan). Atau yang kedua, menikmati setiap tetes air hujan yang jatuh, langsung bersentuhan dengan kulit. Engga trus sengaja ujan-ujanan juga sih. Saya bukan anak kecil lagi. Cuma, kadang-kadang kita ditempatkan pada situasi dimana kita harus bermobilisasi dari satu tempat ke tempat lain, dan tepat disaat itu, hujan turun tanpa ampun. And if you ask me, what I'm gonna do? I'll definitelly choose to get drenched by the rain daripada harus repot-repot berteduh, pake jas hujan atau payung. Dan ini beberapa lagu yang sering saya dengar/dendang kan pas lagi ujan. Here they are~

1. Hujan - Utopia
Aku selalu bahagia, saat hujan turun, karena aku dapat mengenangmu untukku sendiri
Entah kenapa dengerin lagu ini aja bikin gue ngerasa seger dan hepi. Suara rintik hujan diawal lagu membuat lagu yang satu ini pas banget didengerin pas lagi hujan, ataupun disaat kita merindukan hujan. Ataaau... disaat kita merindukan seseorang. Hahaa, pernah tau pepatah yang bunyinya gini gak? Di dalam hujan, ada lagu yang hanya bisa didengar oleh mereka yg rindu. Is it true? At least for me, it's true.

2. Sheila On7 - Hujan Turun
Waktu hujan turun, disudut gelap mataku, begitu derasnya, kan kucoba bertahan
Kalau di lagu ini, si hujan yang dimaksud mungkin bukan tipe hujan yang menyenangkan seperti apa yang saya sukai. Tapi suara Oom Duta, beat musik yang gak menye-menye, dan maksud yang ingin disampaikan dari lagu ini, bikin kita bisa tetep semangat meskipun mungkin dinginnya ujan bikin kita pengen meringkuk dibalik selimut.

3. Taylor Swift - Fearless
There's something about the way, The street looks when it's just rained, There's a glow on the pavement you walked me to the car
And you know I wanna ask you to dance right there, in the middle of the parking lot, yeay~

Liriknya aja bikin orang pengen ujan-ujan. Ditambah lagi musiknya yang selow nyantai, enak banget lah pokoknya didengerin sambil baca buku dan selimutan pas ujan.

4. L'arc en Ciel - Singin in the rain
Melodi yang meliuk-liuk santai, suara oom Hyde yang empuk, ditambah petikan gitarnya kakak Ken dan bassline nya kakak Tetsu bikin lagu ini enak banget buat dinikmatin pas lagi nyantai. Artinya lumayan dalem loh lagu ini... Buat yang engga ngerti bahasa Jepang (kayak saya) search aja di google :)

5. Priscilla Ahn - Rain
Rainy day please stay
Rain rain don't go away
Sun can go back another day
Rainy day please stay...

Bener2 lagu tentang hujan kan? Lagunya bercerita tentang apa saja yang biasa kita lakukan ketika hujan :) Suara Priscilla yang lembut diiringi petikan gitar akustik yang minimalis membuat lagu ini pas banget buat didengerin sambil nungguin hujan berenti. Siapa tau bisa ketiduran... iya gak??

6. YUI - Rain
Lagunya up beat banget, meskipun sebenernya liriknya sedih. Sepertinya mbak YUI lagi galau, makanya dia teriak2. Siapa yang engga galau coba kalau ditinggalin sama orang yang kita cintai di momen yang seharusnya jadi momen yang menyenangkan? Sedih banget kan?? :'(

7. Sepanjang jalan kenangan
Sepanjang jalan kenangan, kita slalu bergandeng tangan. 
Sepanjang jalan kenangan, kau peluk diriku mesra.
Hujan yang rintik-rintik, diawal, bulan itu menambah indahnya malam syahdu.

Kalo buat yang satu ini, alasannya absurd banget. Mungkin gara-gara lagu ini selalu ngingetin saya sama cerita Ibu-Bapak pas jaman muda dulu, dan karena selera lagu saya yang agak-agak jadul, tiap saya ujan-ujan pas naik sepeda motor, pasti tanpa sadar, saya teriak-teriak mendendangkan lagu ini. Entah apa yang dipikirkan orang yang secara gak sengaja liat saya. Hmmm...

8. Officialy Missing You
All I hear is raindrop falling on the rooftop
Hey baby tell me why'd you have to go

Cause this pain I feel won't go away,
And today, I'm officially missing you
Lagu galau buat orang yang lagi keinget sama mantan, nyerah buat terlihat sok kuat, dan akhirnya ngaku kalo sebenernya dia rindu. . .
Lagunya selow dan menina-bobokan, jadi pas banget buat didengerin sambil ngantuk2 :)

9. Teardrops in the rain - CN BLUE
I don't kno which way t choose how can I find a way to go on
I don't know if I can go on without you
Even if my heart still waiting just for you
I really know you're not feeling like I do
Even if the sun shining over me
How come I still freeze
No one ever see, no one feel the pain
I sheed teardrops in the rain

Suara Jonghyun yang krispi dikuping enak banget buat didengerin, meskipun lagunya mengisahkan tentang kegalauan, tapi bagus. Galau banget. Dan tanpa sadar, saya sering menyanyikan lagu ini pas lagi ujan2, sambil nangis. Hehe, enggak gitu juga ding. ..

Soooo. that's it! Ini playlistku... mana lagu yang tepat buat menemani hujanmu :)

[Review] The 100 Year Old Man Who Climbed Out of The Window and Disappear~

    Udah lama banget pengen bikin review. Cause I've read a lot of book lately. Tapi sayangnya sejak jadi magangers di salah satu kantor pemerintahan, I don't have that much free time anymore like I used to. Dan sepertinya setelah 2 minggu pun saya belum bisa menyesuaikan diri dengan perubahan jam kerja dan istirahat dan maen2 saya.

   And one of those book is "The 100 Years Old Man Who Climbed Out of The Window and Disappeared". Judulnye panjang banget kan?? Iye, emang.

    Allan Karlsson hanya punya waktu satu jam sebelum pesta ulang tahunnya yang keseratus dimulai. Wali Kota akan hadir. Pers akan meliput. Seluruh penghuni Rumah Lansia juga ikut merayakannya. Namun ternyata, justru yang berulang-tahunlah yang tidak berniat datang ke pesta itu.
    Melompat lewat jendela kamarnya, Allan memutuskan untuk kabur. Dimulailah sebuah perjalanan luar biasa yang penuh dengan kegilaan. Siapa sangka, petualangannya itu menjadi pintu yang mengungkap kehdupan Allan sebelumnya. Sebuah kehidupan dimana-tanpa terduga- Allan memainkan peran kunci dibalik berbagai peristiwa penting pada abad kedua puluh. Membantu mencipakan bom atom, berteman dengan Presiden Amerika dan tiran Rusia, bahkan membua pemimpin komunis Tiongkok berutang budi padanya! Siapa sih Allan sebenarnya?

     Tergiur beli buku ini gegara ada tulisan international best seller di display nya. Tapi setelah benar2 saya beli, I think this book is not the most interesting book I've ever read. Lucu? Mmm... entahlah. Yang jelas seperti buku2 terjemahan lainnya, butuh banget konsentrasi buat bisa ngerti jalan ceritanya. 

     Buku ini bercerita tentang seorang pria tua a.k.a kakek2 berumur hampir 100 tahun, Allan Karlsson yang akan merayakan dirayakan ulang tahunnya, tapi sayangnya dia justru lebih memilih untuk kabur. Lalu apa yang bisa dilakukan kakek berusia seabad ini di dalam perjalanan melarikan dirinya? You'll be surprised, seriously. Karena kita tidak akan pernah menyangka bahwa seorang dengan usia setua itu akan mampu melakukan hal2 luar biasa di luar nalar kita.

     Diceritakan dengan alur berseling antara "apa yang Allan lakukan di masa lalu" dengan "apa yang terjadi sekarang" membuat pembaca penasaran dan bertanya-tanya who in the world is this old man?? atau tentang apa yang akan dilakukan selanjutnya?

    Siapa yang menyangka bahwa kakek tua yang tinggal di rumah lansia ini dulunya adalah orang yang entah disengaja ataupun tak sengaja menjadi kunci terjadinya beberapa peristiwa besar pada masa perang dunia dulu. Hmmm penasaran? Baca sendiri :)

   Oh iya, di buku ini juga pada beberapa bagian yang membahas tentang negara kita tercinta, Indonesia. Karena di cerita ini Allan dan beberapa temannya akhirnya tinggal dan menetap di Pulau Bali, our very Paradise Island. But the sad thing is, di buku ini negara kita dianggap sebagai negara yang sangat korup. Siapa pun, maksudku benar2, SIAPA PUN, bahkan seorang penjahat bisa tinggal dengan bahagia, aman tanpa takut gangguan apapun di negara kita ini asal punya uang yang banyak. Karena APAPUN bisa dibeli disini. Sad but true. Right?