Showing posts with label Puisi. Show all posts

Namaku Hujan~


Namaku Hujan,
Orang mengenalku sebagai "Hujan yang jatuh cinta kepada awan"
Dengan patuhnya, dengan bodohnya, ku ikuti kemanapun dia pergi
Tanpa ku pernah tahu bahwa dia tak pernah menyukai keberadaanku disampingnya

Semua terlambat ketika aku menyadarinya
Diriku sudah terlalu tinggi,
Terlalu takut untuk jatuh,
Namun terlalu sakit untuk kembali

Lalu apa yang harus kulakukan?
Entahlah aku pun tak tahu,

Namaku hujan,
Aku pernah jatuh cinta kepada awan,
Tapi aku bukan lagi "Hujan yang jatuh cinta kepada awan"
Aku adalah "Hujan yang akan segera jatuh ke Bumi"

[Review] Dear You - Moammar Emka~


      Punya buku ini udah lama, kepincut beli gegara desain covernya yang lucu, pengarangnya, Moammar Emka, siapa sih yang gak kenal sama dia, trus sinopsis di sampul belakangnya bikin penasaran, kayaknya ceritanya bakal bagus gitu. Tapi... eng-ing-enggg... setelah dibuka, ternyata buku ini adalah kumpulan sajak sodara2...
     Hehe salah saya sendiri sih, kalau mau beli buku ga baca2 review dari orang lain dulu, suka kalap kalo udah liat banyak buku berjejer di toko buku, jadi.. sering apa ya istilahnya, keliru beli buku. Tapi gak terlalu kecewa juga sih, soalnya dapet bonus kartu cinta gitu. Desainnya lucu, tulisannya lucu juga, kek gini nih~
Dear you, cinta memang sederhana. Tapi aku memilih luar biasa memaknai jatuhnya. Jatuh cinta kepadamu.
Tapi setelah kunjungan keponakan saya beberapa waktu lalu ke kamar saya, ternyata keberadaan kartu cantik tersebut tidak dapat terlacak lagi jejaknya. Hmmm... mungkin sudah berubah bentuk menjadi serpihan cantik. Hanya Dek Ais dan Tuhan yang tahu...

    Oke, kita bahas isinya... Buku tebal ini (iye, 403 hlm itu termasuk tebel kan?) berisi ratusan potongan kalimat2 cinta (yang menurut saya pribadi agak sedikit ketinggian bahasanya) yang terbagi kedalam 13 bab sesuai dengan temanya. Ada jatuh cinta, rindu, rindu tapi tak tersampaikan, perpisahan, rindu tapi sama dia yang udah jadi punya orang lain, patah hati, cinta yang menggebu, kangen sama dia yang udah lama pergi, dsb. Jadi, bener banget sinopsis yang ada di cover belakang. Temukan cerita cintamu di buku ini dan bersiaplah untuk jatuh cinta lagi. Maybe you'll find what your love story feels like in one of those beautiful words. Hehe,

    Tapi-tapi... kayaknya buku ini bakal lebih berguna buat cowok yang lagi pedekate atau mau ngajak balikan pacarnya, karena apa? Karena kalimatnya (lagi-lagi) menurut saya pas banget buat ngegombalin cewek, meski agak mikir sih, tapi bisa lah kalo mau bikin cewek melting2 gitu, hihihii. Buku ini dilihat dari sudut pandang cowok banget, entahlah, mungkin gegara pengarangnya juga cowok kali ya? Selain itu buku ini mungkin lebih pas dibaca oleh manusia2 yang sedang jatuh cinta, atau galau, karena kalau dibaca sama orang yang kondisi hatinya lagi suwung, gak akan ngasih efek apapun. Kok tau?? Mmmm yagitudeh...

       Dan setelah saya bolak balik dan skip2 buku ini beberapa hari, saya menemukan beberapa penggal kata cinta manis yang menurut saya manisnya pas dan beberapa kata2 galau buat orang yang gagal move on~

* Ketika memikirkan orang yang pernah kamu cintai, ingatlah dia dengan tersenyum untuk berterima kasih.Karena dialah, kamu lebih mengerti tentang kasih.

* Suatu hari. Dua kata yang berbahaya. Seperti menjanjikan sesuatu, tapi menyimpan ketidakpastian. Semu tapi seperti nyata dan sebaliknya.

* Seperti masuk dalam labirin,
setiap kali kucoba mengurai segala tentangmu.
Sesatku di persimpangan jalan.
Menunggumu dalam ketidakpastian!

* Aku percaya cinta itu bersifat menuntun. Tapi kubutuh tanganmu untuk sampai ke tujuan.

* Kalau saja hati itu seperti buku terbuka, betapa indahnya membca dan menuliskan cinta - untukmu.

* Kadang, cinta itu tak perlu bicara. Dalam diam pun cinta tetap bisa berkata-kata.

* Biarpun remuk redam, salahkah jika terus kutimang rindu ini - untukmu, tanpa titik koma?! Ah, memang tak butuh teori. Aku hanya ingin jatuh cinta dan terjun bebas bersamanya.

* Kamu: "Ada apa dengan diammu?"
Aku: "Ah, yang diam kan hanya mulutku. Pikiranku? Tak pernah berhenti bicara, tentangmu. Kamu tahu itu."

* Masih...
Setiap kali sunyi mematuk sendiri,
kamu pun hadir tanpa permisi.
Masih dan selalu begitu.

* Dear you,
Semua masih tentangmu. Mimpi itu, harapan itu.
Tak ada yang berubah. Setiap inchinya begitu berarti.
Selamat pagi.

* Dear you,
Melupakanmu? Tidak...
Selambat atau secepat apa kita ingin melupakan? Tidak ada jawaban yang tersirat, pun tersurat.
Selama ingatan adalah akarnya, melupakan adalah milik waktu; kapan pun itu.
"Aku tlah melupakanmu!" Mungkin, makna yang sebenarnya adalah "aku (merasa) telah melupakanmu." Faktanya: tidak!
Biarkan waktu yang melupakanmu karena aku tak mampu membunuh ingatanku.
Melupakan semua tentangmu? Tak mungkin; karena kamu tinggal dalam ingatan.
     Iya, pada akhirnya aku memilih untuk berdamai dengan diriku sendiri, aku tak akan memintamu hengkang. Aku akan menunggu. Sampai kau lelah berkeliaran dalam ingatanku, jadi biarkan waktu yang menghapusmu. (saya engga curhat loh, serius. Engga curhat kok ini)

Sebuah Buku Tanpa Kata~

source

Dirimu bagaikan sebuah buku dengan sampul berwarna warni, menjanjikan sebuah cerita indah
Sangat menarik, menggoda, dan ingin sekali kubaca
Kubuka halaman pertamamu, ada sesosok bocah kecil nan menggemaskan disana, dengan senyum polosnya mengulurkan tangan, berusaha menggapai seekor capung yang tengah hinggap di sebuah semak ilalang
Tak ada kata, hanya gambar indah itu yang ada disana

Kubuka halaman berikutnya,
Ku temukan gambar lain,sang bocah berada di dalam danau, tangannya terulur keatas, beberapa anak lain bergerombol di tepian danau
Aku tak tahu harus mengartikannya seperti apa, karena sekali lagi, buku ini tanpa kata
Mungkinkah si bocah tengah berenang, melambai kepada teman-temannya, mengajak mereka untuk bergabung bersamanya?
Ataukah bocah itu tenggelam, meminta tolong kepada teman yang dengan cemas hanya bisa melihatnya dari tepi danau?
Aku beralih ke halaman lain, mencoba mencari petunjuk,
Namun aku hanya menemukan gambar berwarna-warni disana
Tak ada yang bisa kubaca, tak ada yang bisa ku eja
Kubalik halaman-halaman berikutnya
Nihil, berbagai macam gambar indah itu tak bermakna
Karena tanpa kata
Lalu, apa aku harus mengintepretasikannya sendiri?
Menerka-nerka, menciptakan asumsi tanpa dasar, mencoba mengerti apa yang tengah terjadi?

Tapi aku takut salah mengartikanmu,
Aku takut cerita kita berbeda,
Versiku, dengan imajinasi berlebih dan seringkali tak masuk akal
Dan versimu yang mungkin lebih netral
So please, tell me something
One thing,
Apa yang harus kulakukan agar aku bisa mengerti, cerita apa yang ingin kau sampaikan?

Sajak tentang Dia (Pelangi)

Kau telah menemukan pelangimu,
Lalu, apa lagi yang kutunggu?

Kau telah menemukan pelangimu,
Lalu, apakah aku masih harus menunggu?

Aku tahu, kau telah menemukan pelangimu,
Bukankah tiada lagi alasan bagiku tuk menunggu?

Aku tahu aku tak kan pernah menjadi pelangimu,
Karena yang kupunya hanya hitam dan abu-abu

Aku juga tahu, kau tak pernah melihatku sebagai pelangimu
Karena aku tak akan pernah jadi pelangi, aku adalah awan mendung,
Yang harus pergi ketika rintikmu bertemu cahaya sang mentari
Karena hanya dengan sirnaku, terciptalah pelangimu

Pelangi itu milikmu,


Bukankah hujan memang dibuat berpasangan dengan pelangi?
Berdua, menghiasi angkasa
Menghadirkan senyuman di setiap wajah yang memandangnya

Indah, dan semua setuju akan hal itu

Present~

It's the fifth summer since I know you,
And I still do what I've been doing all this time
Watching you from afar, and secretly sending this blissful wishes for you

I still holding tight that hope
I still try to cross that rope
I still praying that prayer
I am staying in this exact place as I did some years ago
I still fooling myself, wishing for that impossible to be possible,
right now, or later, or maybe someday

It feels like I'm riding a carousel
Seems that I've been move far far away,
but all I did was running around in circle

I feels that I've been in this particular situation too many times before
Not deja vu
It's just a bad dream, a nightmare
where I have no control over it

I'm trapped in this palace of despair
Where I would never be the queen
As you will never be my king
And once again, all I did was begging for another extra time~


--1x March 2014--
Yes, this is for you~

Hujan yang Sama

melihatmu dari balik jendela kaca yang berembun
menikmati aroma khas yang kau hadirkan
menitipkan rindu lewat rintikmu untuknya
bersenandung lirih, berharap kau bisa menyampaikan isi hatiku padanya

apakah dia bisa mendengarnya?
akankah dia mendengarnya?

rinai mu semakin berirama
lalu perlahan lahan rintikmu mereda, kau pun menghilang
digantikan lengkungan warna warni di ufuk barat,indah
kau hilang, tapi aku tahu kau tak keberatan
kau tak pernah keberatan
karena kau tak pernah digantikan
keberadaanmu lah yang mampu menciptakan keindahan ini

hari ini aku masih menatapmu dari balik jendelaku
menikmati alunan nada yang kau dentingkan
mendengarkan melodi kerinduan yang tak terucapkan
mungkin tak akan ada pelangi setelah ini
mungkin aku memandangmu dari jendela yang berbeda
mungkin rinduku juga tak lagi sama
namun aku masih menunggumu
aku masih menunggu hujan yang sama~

Crayon Warna Hitam~

aku crayon warna hitam
mungkin aku tak sehangat crayon kuning
tak semenarik si merah jambu
aku tak meneduhkan seperti crayon warna hijau
aku tahu, aku tak bisa menjadi warna langitmu yang biru
atau warna pelangi, matahari, atau bunga mu
aku bukan crayon putih yang selalu menjadi cahayamu
tapi aku bisa mewarnai malammu
aku bisa hadir di lukisan hitam-putihmu
aku bisa mempertegas garismu
aku akan ada disaat warna lain tak bisa lagi mewarnai gambarmu

mungkin aku bukanlah warna favoritmu
tapi kutahu, kau akan membutuhkanku untuk melengkapi gambarmu~

Topeng

Topeng itu...
kenapa kau masih mengenakannya??
bukankah kau baru melepasnya kemarin?
kini kau menggantinya dengan yang baru
wajah lain yang berbeda
wajah lain yang aku tahu pasti bukan dirimu
aku tak tahu apakah yang ini lebih baik dari yang kemarin
aku tak tahu apa kebohonganmu lebih parah dari kemarin
aku tak tahu lagi apa yang kau inginkan
aku tak tahu, karena kau masih mengenakan benda mengerikan itu

apa kau masih takut?
apa kau masih menyembunyikan sesuatu dariku?
atau kau belum percaya kepadaku?

kumohon... temui aku tanpa topeng itu
aku hanya ingin  melihatmu
melihat wajah aslimu
melihat apa yang sebenarnya kau fikirkan tentang aku
tak peduli itu akan menyakitiku atau apa
tapi kumohon...
aku sangat muak dengan kepura-puraan ini
aku lelah hidup dengan manusia-manusia bertopeng
memakai kedok cantik untuk menyembunyikan wajah mengerikan mereka

lepaskanlah topeng itu. ..
apa kau fikir kau berhasil membodohi orang lain?
apa kau sadar bahwa kau sedang membohongi dirimu sendiri??
apa kau senang dengan hidup yang seperti itu?


kumohon. .. tinggalkan topeng itu,
kau tahu, aku juga sedang berusaha. ..
karena aku juga lelah dengan topeng yang kukenakan ini~

kau, awan

Kau adalah awan
terkadang dingin, sesekali menghangatkan

kau adalah awan
terkadang biru, seringkali kelabu

kau adalah awan
kadang tenang, terkadang bergemuruh menyeramkan

kau adalah awan
Yang melindungiku dari panas matahari, yang membasahiku dengan dinginnya hujan

kau adalah awan
bersama matahari kala siang, berteman bintang saat malam

kau adalah awan
tinggi..disana
aku hanya bisa memandangmu dari sini
dari atap rumah, ditemani gitar dan nyanyian riang ku
melihatmu berarak memenuhi cakrawala, melihat perjuanganmu melawan angin
mengamati perubahan bentukmu, perubahan warnamu
jingga, biru, lembayung, lalu hitam atau kelabu

wahai awan. . .
apa benar kau berwarna biru?
apa kau memang lembut seperti gumpalan kapas?
apa kau adalah tempat dimana para bidadari cantik tinggal?
aku tak tahu, karena aku hanya bisa melihatmu
aku tak bisa menyentuhmu, atau bermain-main denganmu
yang aku tahu, kau adalah awanku,
yang selalu membawakan hujan dihari-hari melelahkanku~


Passerby in my life


Source
you are suppose to be just another guy,
passing by in my life,
just like that.
And I am not suppose to care, just like the usual me,
but. . what is it??
what did you do to me??
What spell did you cast on me??
Why can't I just forget you? like what I usually do,
You captivate me with that misterious smile of yours

Are you Kaitou Kid by any chance?
Cause you are hipnotizing me with that gentleness
Tricking me with your smile
And fualla. . . I got my heart stolen before I realize,

Are you an alien who can control someone's mind??
cause you're invading my mind right now
My brain is full of YOU
And I just can't stop thinking about you

I wish you're just another passerby
Cause I never like this kind of effect you had on me~